Sabtu, 12 November 2016

Tips Mengatasi Anak yang Pemalu

   Banyak orangtua menganggap remeh sifat malu yang dimiliki oleh anaknya dan berasumsi dengan semakin bertambahnya usia, rasa malu ini sedikit demi sedikit akan menghilang. Padahal, menurut penelitian yang dilakukan oleh Vanderbilt University di awal 2012, ditemukan fakta bahwa perasaan malu yang dirasakan anak merupakan sebuah kepribadian yang diatur oleh otak atau pikiran mereka.
Itu artinya, anak membutuhkan stimulus pada otaknya untuk membuatnya berpikir bahwa dirinya bukanlah seorang pemalu. Bagaimana caranya? Berikut FIMELAfamily.com berikan lima cara mudah mengubah si pemalu menjadi berani tampil.


Jangan Menyebutnya Pemalu
"Dia memang begitu kalau bertemu dengan orang. Maklum, anaknya pemalu banget." Sering mendengar orangtua yang berkata seperti ini pada anaknya? Atau jangan-jangan kamu termasuk diantaranya? Nah, mulai sekarang berhenti menyebut anakmu pemalu karena secara nggak langsung di dalam pikiran si kecil akan terpatri bahwa dirinya memang pemalu. Kalau dia sudah berpikir seperti ini, bagaimana bisa kamu membuatnya menjadi anak yang pemberani? Saat buah hatimu lebih suka menyendiri dibandingkan bermain dengan orang-orang di sekitarnya, cukup berikan penejelasan kalau dia memang sulit beradaptasi dengan orang lain. Tapi, jangan lupa tambahkan kalimat, "Lama-lama dia juga mau kok main sama yang lain", sambil tersenyum pada anakmu. Dengan begitu, dia akan merasa disemangati untuk berani menghilangkan sifat malunya.
\
Terima Apa Adanya
Nggak usah menutupi fakta kalau anakmu memang pemalu dan susah untuk akrab dengan orang baru. Jika ada temanmu atau orangtua teman anakmu yang menyebutnya seperti itu, akui aja dengan lapang dada. Begitu juga kepada si kecil, jangan berpura-pura kamu nggak tahu kalau dia merupakan anak pemalu. Justru kamu harus mendukungnya dengan mengatakan kalau nggak masalah menjadi pemalu. Tapi di balik itu, kamu tetap melakukan berbagai cara untuk mengurangi rasa malunya.

Mulai Dari Hal Kecil
Bagi anak yang sangat pemalu, bahkan menatap lawan bicaranya saja mereka nggak akan sanggup. Untuk kasus seperti ini, kamu harus menghadapinya dengan ekstra sabar dan perlahan. Mungkin caranya bisa dimulai dengan memintanya untuk berani menatap mata orang yang mengajaknya bicara, lebih kencang saat berbicara agar suaranya terdengar, dan menjawab apa yang ditanyakan dengan orang lain. Meski terkesan mudah, bagi mereka ini merupakan hal yang sangat sulit dilakukan. Jadi, ajarkan pelan-pelan dan jangan mudah menyerah.


Bangun Kepercayaan Dirinya
Anak pemalu umumnya memiliki kepercayaan diri yang nggak terlalu besar. Itu mengapa, mereka cenderung akan menjadi follower saat berteman. Fokus utamamu selain untuk membuatnya menjadi lebih pemberani, kamu juga harus menanamkan pada dirinya kepercayaan diri yang tinggi dan menghargai diri sendiri. Bagaimana caranya? Mulai dari hal-hal kecil, seperti memintanya untuk berani memesan sendiri makanan saat ada di restoran atau membayar belanjaannya di supermarket. Saat si kecil berhasil melakukannya, jangan lupa puji dirinya dan katakan bahwa kamu bangga dengan keberaniannya. Kata-kata simple darimu ini bisa membangun rasa percaya dirinya sehingga dia nggak akan mudah dipengaruhi oleh orang lain.

Jangan Patah Semangat
Dua hal yang nggak boleh kamu lakukan untuk mengatasi si kecil yang pemalu, yaitu mendukungnya untuk nggak melakukan berbagai macam hal karena rasa malunya atau justru memaksanya melakukan kegiatan yang kamu tahu dia pasti malu untuk melakukannya. Kedua hal ini justru akan membuat si kecil makin menutup diri darimu. Pelan-pelan, kenalkan buah hatimu dengan berbagai kegiatan seru yang biasa dilakukan oleh anak seusianya. Agar dia tetap merasa nyaman, terus temani hingga dia membolehkanmu untuk nggak menemaninya lagi. Jika sesudah mencoba, dia tetap menolak, turuti permintaannya. Tapi, jangan patah semangat untuk terus melakukan hal ini sampai si kecil terbiasa berinteraksi dengan orang lain.

Mustika Nur Aprilia - TK Pertiwi Banjaran, Ds Banjaran - Kec. Taman - Kab. Pemalang. https://www.facebook.com/munirlovers

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Ibu & Ayah

sungguh banyak pengorbananmu Ibu ! pengorbanan seseorang yang tidak akan pernah tergantikan adalah pengorbanan seorang ibu. Ibu adalah se...